9 Larangan Saat Berada di Masjid Nabawi, Jemaah Haji Wajib Tahu!

SABILINA TOURS – Pemerintah kembali mengingatkan jemaah haji Indonesia untuk disiplin mematuhi aturan selama beribadah di kawasan Masjid Nabawi, Madinah. Penegasan ini disampaikan guna menjaga ketertiban serta kekhusyukan ibadah di tengah tingginya aktivitas jemaah dari berbagai negara.

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menekankan bahwa pelanggaran terhadap aturan di area masjid dapat mengganggu kenyamanan jemaah lain dan berpotensi menimbulkan konsekuensi dari otoritas setempat.

Larangan Tegas: Live Streaming hingga Merokok

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, menegaskan sejumlah aktivitas yang tidak diperbolehkan dilakukan di kawasan Masjid Nabawi.

“Demi menjaga ketertiban dan kekhusyukan, jemaah diimbau untuk tidak melakukan live streaming dan tidak membawa alat fotografi profesional,” ujar Maria dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube Kemenhaj, Senin (27/4/2026).

Kemenhaj merinci sembilan larangan yang wajib dipatuhi jemaah, yaitu:

  • Dilarang melakukan siaran langsung (live streaming)
  • Dilarang membawa alat fotografi profesional
  • Tidak menggunakan perangkat suara
  • Dilarang berkerumun dan gaduh
  • Tidak membawa atribut kelompok
  • Tidak merokok
  • Tidak mengambil barang temuan tanpa melapor
  • Jangan membuang sampah sembarangan
  • Tidak membawa barang berukuran besar yang tidak diperlukan

Kemenhaj menegaskan bahwa seluruh larangan tersebut bertujuan menjaga suasana ibadah tetap kondusif. Jemaah diminta untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketenangan maupun kenyamanan jemaah lain di dalam maupun sekitar masjid.

Antisipasi Tersesat, Jemaah Diminta Berkelompok

Selain soal larangan, Kemenhaj juga mengingatkan jemaah untuk meningkatkan kewaspadaan agar tidak tersesat, terutama bagi jemaah lanjut usia.

“Jemaah diimbau untuk mengingat pintu masuk, menghafal nama dan nomor hotel (tempat menginap),” jelas Maria.

Jemaah juga diwajibkan selalu membawa kartu identitas serta kartu Nusuk sebagai penanda resmi selama berada di Tanah Suci. Selain itu, jemaah dianjurkan untuk tidak bepergian sendiri.

“Saat Anda bepergian, harus secara berkelompok,” tambah Maria.

Pemerintah berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan tertib dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Penyelenggaraan haji tahun ini juga mengusung semangat ramah bagi lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan.

“Semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan menjadikan seluruh jemaah haji Indonesia memperoleh haji yang mabrur,” pungkasnya.

Sumber: HIMPUH NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share Artikel :

Hubungi kami di : +6281223452399 / (+6221) 84597473

Kirim email ke kamisabilina@sabilinatours.com